Produksi Protein Sel Tunggal dari Aspergillus niger Kultur dengan Kulit Nanas (Ananas comosus L. MERR) Media Limbah
DOI:
https://doi.org/10.61132/obat.v2i4.602Keywords:
single cell protein (SCP), pineapple peel waste, fermentation, Aspergillus nigerAbstract
Introduction: Single Cell Protein (SCP) is a term used for proteins produced from microbes such as bacteria, algae, yeasts, and fungi. One of the fungi known to produce PST is Aspergillus niger. Objective: The purpose of this study was to determine whether pineapple peel waste could produce single cell protein from A. niger culture and to determine differences in protein production with the addition of nutrients in the fermentation medium. Methods: This research method is an experimental method with the independent variables being MFKN1 medium (Pineapple Skin Fermentation Medium with the addition of KH2PO4 and sugar), and MFKN2 medium (Pineapple Skin Fermentation Medium with the addition of KH2PO4, (NH4)2SO4 and sugar); and the length of fermentation time used are days-0, 2, 4, and 6. The dependent variables of this study were analysis of protein content, dry weight of cells, glucose levels, pH and temperature. The data from this study were statistically analyzed using the two way Anova method. Results: The results of this study obtained the highest protein content in MFKN2 media, namely 0.80% (day-2); cell dry weight 0.473 g; glucose level 1.3406%; pH 4.6 and temperature 31 oC. Meanwhile, the highest protein content in MFKN1 media was 0.59% (day- 4); cell dry weight 0.346 g; glucose level 1.3406%; pH 3.7 and temperature 26.6 oC. Conclusion: The conclusion of this study is that pineapple peel waste can produce single cell protein from A. niger culture and there are differences in protein production results with the addition of nutrients, where protein content in MFKN2 medium is higher than protein content in MFKN1 medium.
Downloads
References
AOAC. (1990). Official methods of analysis (Method 986-29, 15th ed.). Washington D.C.: Assosiation of Official Analytical Chemist.
Azizah, N., Al-Barrii, A. N., & Mulyani, S. (2012). Pengaruh lama fermentasi terhadap kadar alkohol, pH, dan produksi gas pada proses fermentasi bioetanol dari whey dengan substitusi kulit nanas. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 1(3), 72–78.
Barus, A. (2008). Agroteknologi tanaman buah-buahan. Medan: USU-Press.
Basaniah, B., Rahayu, Y. P., Nasution, H. M., & Dalimunthe, G. I. (2024). Produksi protein sel tunggal dari kultur Bacillus cereus dengan medium limbah cair tahu. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 1(2), 129-147.
Cappucino, J. G., & Sherman, N. (2014). Manual laboratorium mikrobiologi (Edisi ke-8, diedit oleh J. Manurung dan H. Vidhayanti). Jakarta: EGC.
Cooney, C. L. (1981). Growth of microorganisms in biotechnology. Weinheim, Germany: Verlag Chemie.
Harahap, M., Rahayu, Y. P., Lubis, M. S., & Yuniarti, R. (2024). Produksi protein sel tunggal dari kultur Saccharomyces cerevisiae dengan medium limbah cair tahu. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 1(2), 109-128.
Jasman., & Ramadan, M. A. (2021). Pengaruh jenis perlakuan awal terhadap konsentrasi bioetanol hasil hidrolisis dan fermentasi tongkol jagung menggunakan Trichoderma reesei dan Saccharomyces cerevisiae. Nusa Tenggara Timur: Universitas Nusa Cendana.
Kusuma, A. P. (2019). Pengaruh waktu fermentasi limbah nanas (Ananas comosus L. Merr) terhadap kualitas fisik dan kandungan nutrien menggunakan Aspergillus niger. Malang: Universitas Brawijaya.
Kuswardani, I., & Wijajaseputra, A. I. (1998). Produksi protein sel tunggal Phanerochaete chrysosporium pada media limbah cair tahu yang diperkaya: Kajian optimasi waktu panen. Dalam Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pangan dan Gizi (hlm. 604-613).
Marlinda. (n.d.). Pengaruh penambahan starter Aspergillus niger terhadap konsentrasi asam itakonat dengan substrat gliserol dan molase. Jakarta: Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Muchtadi, D. (1989). Evaluasi nilai gizi pangan. Bogor: Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi, IPB.
Murni, S. W., Kholisoh, S. D., L., Tanti, D., & Petrissia, E. M. (2011). Produksi, karakterisasi, dan isolasi lipase dari Aspergillus niger. Pengembangan Teknologi Kimia untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia, ISSN 1693 – 4393, Yogyakarta.
Napitupulu, K. J., Rahayu, Y. P., Nasution, H. M., & Lubis, M. S. (2024). Produksi protein sel tunggal dari kultur Saccharomyces cerevisiae dengan medium limbah kulit nanas (Ananas comosus L. Merr). OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 2(2), 230-250.
Nigam, J. N. (1998). Single cell protein from pineapple cannery effluent. World Journal of Microbiology and Biotechnology, 14, 693-696.
Nurhayati, N., & Berliana. (2014). Perubahan kandungan protein dan serat kasar kulit nanas yang difermentasi dengan plain yoghurt. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 15(1).
Pawignya, H. (2011). Pembuatan protein sel tunggal dari limbah nanas dengan proses fermentasi. Yogyakarta: Fakultas Teknologi Industri UPN “Veteran”.
Rahayu, Y. P. (2018). Uji aktivitas lipase dan biosurfaktan dari bakteri keratinolitik. Dalam Enterobacter tabaci PK09 (hlm. 75-80).
Rahayu, Y. P., & Prasetyo, H. A. (2020). Uji aktivitas bakteri keratinolitik sebagai penghasil biosurfaktan (Assay of keratinolytic bacterial activity to producing biosurfactant). Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan, 6(2). http://dx.doi.org/10.33772/pharmauho.v6i2.12533
Soedarmadji, K., & Kasmidjo. (1989). Mikrobiologi pangan. Yogyakarta: PAU Pangan dan Gizi, Universitas Gajah Mada.
Somaye, F., Marizich, & Lale. (2008). Single cell protein (SCP) production from UF cheese whey by Kluyveromyces marxianus. Dalam 18th National Congress on Food Technology, Iran (hlm. 16-18).
Tannembaum, S. R., Cooney, C. L., & Deman, A. M. (1978). Non-photosynthetic single cell protein. Dalam M. Kilberg, N. S. Scrimshaw, & D. I. C. Wang (Eds.), Protein resources, technology, status and research needs. Wesport, CT: The AVI Publishing Company.
Wisda, H., Sediawan, W. B., & Sarto. (2016). Pengaruh aerasi pada fermentasi padat tandan kosong kelapa sawit oleh Aspergillus niger terhadap produksi gula sederhana. Universitas Gadjah Mada: Vol. 5(3).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.