Hubungan Peran Suami dan Peran Petugas Kesehatan terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Baby Blues Syndrome di Puskesmas Lueng Bata Kota Banda Aceh

Authors

  • Siti Rahmah Universitas Abulyatama
  • Khaira Rizki Universitas Abulyatama
  • Nurul Sakdah Universitas Abulyatama

DOI:

https://doi.org/10.61132/vitamin.v4i2.2183

Keywords:

Baby Blues Syndrome, Health Worker’s Role, Husband’s Role, Knowledge, Pregnant Wome

Abstract

Baby blues syndrome can have negative implications both in the short and long term, this has the potential to cause a tendency for passive attitudes in pregnant women, and result in neglect of the baby's needs, including a lack of attention and touch from the mother. This study aims to analyze the relationship between the contribution of husbands and the role of health workers with the level of understanding of pregnant women regarding Baby blues syndrome at the Lueng Bata Community Health Center, Banda Aceh. The study applied an analytical method with a cross-sectional approach, and involved all 73 pregnant women registered at the study location, with a total sampling technique. The data collection tool used was a questionnaire. The study took place from May 3 to 25, 2025. Based on the findings, there was a significant relationship between husband's support and pregnant women's knowledge regarding Baby blues syndrome (p = 0.001), and a significant relationship was also identified between the role of health workers on pregnant women's knowledge regarding the condition (p = 0.003). From the results obtained, it can be concluded that husband's support and the involvement of health workers mutually contribute to increasing pregnant women's understanding regarding Baby blues syndrome in the service area of ​​the Lueng Bata Community Health Center. It is recommended that health workers be more proactive in providing education and counseling regarding this syndrome so that pregnant women's knowledge regarding Baby blues syndrome can be maximized.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Algafar, M. D. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian baby blues pada ibu hamil paska melahirkan (Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan). Malang: Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan.

Amalia, A. (2023). Faktor-faktor resiko postpartum blues pada ibu hamil nifas di RSUD Jati Padang Jakarta Selatan (Universitas Nasional Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan). Jakarta: Universitas Nasional.

Aryani, R. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan baby blues syndrome pada ibu hamil post partum di RSUD dr. Zainoel Abidin Kota Banda Aceh (STIKes Muhammadiyah, Aceh). Banda Aceh: STIKes Muhammadiyah.

Darusman. (2019). Hubungan peran petugas kesehatan dan dukungan keluarga dengan pengetahuan ibu hamil tentang baby blues di Banda Aceh (Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Serambi Mekkah).

Darwiyati, M. S. N. (2024). Hubungan dukungan suami dalam perawatan masa nifas dengan kejadian baby blues di Klinik Marga Husada Kabupaten Pati (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati).

Dinkes Aceh. (2023). Profil kesehatan Aceh. Banda Aceh: Dinas Kesehatan Provinsi Aceh.

Hapsari, A. (2024). Kehamilan dan baby blues syndrome sebagai salah satu permasalahan post partum. Malang: Kramantara Jaya Sentosa.

Kemenkes RI. (2020). Survey kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Indonesia.

Nurlaili, F. (2020). Peran suami dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil trimester III. Jurnal Kesehatan Reproduksi dan Psikologi.

Purnaningsari, F. (2020). Pengembangan buku saku sebagai media layanan informasi tentang penanganan baby blues terhadap resiko baby blues pada ibu hamil postpartum (Universitas ‘Aisyiyah Surakarta Program Studi Sarjana Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan).

Rahayu, I. (2022). Pengaruh stres terhadap kejadian postpartum blues pada ibu hamil di RSUD dr. Soetomo Surabaya (Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga). Surabaya: Universitas Airlangga.

Sari, F. R. (2020). Peran edukasi petugas kesehatan dalam pencegahan baby blues syndrome pada ibu hamil trimester III. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Taufik, H. S. (2022). Pengetahuan ibu hamil nifas tentang postpartum blues di wilayah kerja Puskesmas Sibio Bio Kabupaten Padang Lawas Utara (Program Studi Kebidanan Program Sarjana Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan). Kota Padangsidimpuan: Universitas Aufa Royhan.

USAID. (2021). Panduan kesehatan dalam kebidanan. Amerika: WHO.

Wahyuni, R. T. (2023). Faktor penyebab baby blues syndrome pada ibu hamil pasca melahirkan di Kelurahan Petuk Katimpun Kota Palangka Raya (Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Program Studi Psikologi Islam). Kediri: IAIN Kediri.

Downloads

Published

2026-04-23

How to Cite

Siti Rahmah, Khaira Rizki, & Nurul Sakdah. (2026). Hubungan Peran Suami dan Peran Petugas Kesehatan terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Baby Blues Syndrome di Puskesmas Lueng Bata Kota Banda Aceh. Vitamin : Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, 4(2), 92–105. https://doi.org/10.61132/vitamin.v4i2.2183

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.