Hubungan Fungsi Kepala Ruangan dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruangan Rawat Inap RSUD Palangka Raya

Authors

  • Noor Hidayati STIKes Eka Harap
  • Karmitasari Yanra Katimenta STIKes Eka Harap
  • Henry Wiyono STIKes Eka Harap

DOI:

https://doi.org/10.61132/obat.v2i6.798

Keywords:

Head Nurse Functions, Nurse Performance, Healthcare Services

Abstract

One of the critical elements affecting nurse performance and impacting the quality of nursing services is the implementation of the head nurse's functions. This role must be effectively integrated into the healthcare system to motivate nurses to provide optimal patient care, thereby improving community health quality. This study aims to analyze the relationship between the head nurse's functions and the performance of bedside nurses in the inpatient wards at RSUD Palangka Raya. Method: This study employed a quantitative method with a correlational research type and a cross-sectional approach. The sampling technique used was total sampling, involving 34 respondents. Data collection was performed using a questionnaire, and statistical analysis was conducted using the Spearman Rank Correlation test. Results:The results of the Spearman Rank statistical test showed a significance value (2-tailed) of p = 0.00 with a level of significance of p < 0.05, indicating a relationship between the head nurse's functions and the performance of bedside nurses. The correlation coefficient was 0.685, reflecting a high or strong correlation. This positive relationship indicates that as the function of the head nurse improves, the performance of bedside nurses also increases. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, meaning there is a relationship between the head nurse's functions and the performance of bedside nurses. Conclusion: There is a significant relationship between the head nurse's functions and the performance of bedside nurses. It is recommended that the hospital provide training for head nurses on management functions.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ace, H. A. (2020). Hubungan fungsi manajemen kepala ruangan dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSUD Jampangkulon Provinsi Jawa Barat. Journal Health Society, 9(2).

Ahmad, N. F. F., Nursiah, A., & Idris, I. (2023). Fungsi pengawasan kepala ruangan terhadap kinerja perawat pelaksana dalam penerapan asuhan keperawatan.

Ahmed, M. Z., & Safadi, E. G. (2013). Decisional involvement among nurses: Governmental versus private hospitals. Health Science Journal, 7(1), 18.

Amarat, M., Akbolat, M., Ünal, Ö., & Güneş Karakaya, B. (2019). The mediating role of work alienation in the effect of workplace loneliness on nurses’ performance. Journal of Nursing Management, 27(3), 553-559.

As'ad, M. (2000). Psikologi industri: Seri sumberdaya manusia. Yogyakarta: Liberty.

Dyrbye, L. N., Shanafelt, T. D., Johnson, P. O., Johnson, L. A., Satele, D., & West, C. P. (2019). A cross-sectional study exploring the relationship between burnout, absenteeism, and job performance among American nurses. BMC Nursing, 18, 1-8.

Erita. (2019). Buku materi pembelajaran manajemen keperawatan. Jakarta: Universitas Kristen Indonesia.

Friandi, R., & Fatriona, E. (2023). Hubungan pelaksanaan fungsi manajemen kepala ruang dengan kinerja perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit DKT Sungai Penuh. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(7), 1879-1888.

Habibi, A., Humairoh, S., Ahmad, S. N. A., Hasan, R., & Nurfadillah, N. (2021). Hubungan reward dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Dr. Sitanala tahun 2020. Jurnal JKFT, 6(2), 73-82.

Halawa, D. M., Nadapdap, T. P., & Silaen, M. (2020). Kinerja perawat di ruangan rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan ditinjau dari kompetensi, motivasi, dan beban kerja. Jurnal Prima Medika Sains, 2(2), 42-51.

Hartanti, R. I., Indrayani, R., & Asyidik, M. F. (2023). Faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat selama pandemi COVID-19 di RSD Dr. Soebandi Kabupaten Jember. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 19(1), 68-79.

Jakri, Y., & Timun, H. (2019). Hubungan fungsi manajemen kepala ruangan dengan kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan di ruang rawat inap Puskesmas Waelengga Kabupaten Manggarai Timur tahun 2019. Jurnal Wawasan Kesehatan, 4(2), 56-66.

Kornspan, A. S., & Etzel, E. F. (2001). The relationship of demographic and psychological variables to career maturity of junior college student-athletes. Journal of College Student Development, 42(2), 122-132.

Meher, C., & Rochadi, K. (2021). Pengaruh karakteristik individu dan motivasi terhadap kinerja perawat di ruang rawat inap RS Raskita. Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis, 10(1), 72-85.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. (2015). Metodologi penelitian ilmu keperawatan (4th ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Parinussa, N. (2021). Pelaksanaan fungsi manajemen kepala ruangan dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit X Ambon. Moluccas Health Journal, 3(3), 10-22.

Prima, B. (2019). Hubungan motivasi kerja perawat dengan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Royal Prima Medan tahun 2019. Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8(2), 74-82.

Pritami, R. F., Harun, M. F., Kurniawati, F., & Idrus, I. (2021). Analisis determinan lingkungan kerja terhadap kinerja tenaga perawat di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi (INSTEK), 4(2), 8-21.

Sari, D. I. P. (2017). Pengaruh fungsi manajerial kepala ruang terhadap kinerja individu perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. (Tesis).

Sari, M. T., Putri, M. E., & Daryanto, D. (2022). Hubungan fungsi manajemen kepala ruangan dengan kinerja perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Jiwa Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(3), 2104-2107.

Sari, N. K., Handiyani, H., & Haryati, R. T. S. (2014). Penguatan peran dan fungsi manajemen kepala ruang melalui faktor kepribadian dan sosial organisasi. IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices, 1(1), 45-54.

Simamora, R. H. (2005). Hubungan persepsi perawat pelaksana terhadap penerapan fungsi pengorganisasian yang dilakukan oleh kepala ruangan dengan kinerjanya di ruang rawat inap RSUD Koja Jakarta Utara. Jakarta: PPS FIK UI.

Simamora, R. H., Purba, J. M., Bukit, E. K., & Nurbaiti, N. (2019). Penguatan peran perawat dalam pelaksanaan asuhan keperawatan melalui pelatihan layanan prima. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 3(1), 25-31.

Tulasi, M., Sinaga, M., & Kenjam, Y. (2021). Faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara. Media Kesehatan Masyarakat, 3(1), 90-98.

Wahyudi, I., Irawaty, D., & Mulyono, S. (2010). Hubungan persepsi perawat tentang profesi keperawatan, kemampuan, dan motivasi kerja terhadap kinerja perawat pelaksana di RSUD Dr. Slamet Garut. Jurnal Keperawatan FIKUI.

Yanti, R. I., & Warsito, B. E. (2013). Hubungan karakteristik perawat, motivasi, dan supervisi dengan kualitas dokumentasi proses asuhan keperawatan. Jurnal Manajemen Keperawatan, 1(2).

Yusnilawati, Y., & Mawarti, I. (2021). Analisis pelaksanaan fungsi manajemen kepala ruangan terhadap kinerja perawat pelaksana dalam keberhasilan layanan keperawatan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi tahun 2021. Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 10(2), 199-210.

Published

2024-09-30

How to Cite

Noor Hidayati, Karmitasari Yanra Katimenta, & Henry Wiyono. (2024). Hubungan Fungsi Kepala Ruangan dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruangan Rawat Inap RSUD Palangka Raya. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(6), 65–79. https://doi.org/10.61132/obat.v2i6.798

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.