Pelatihan Ketrampilan Pembuatan Mahar : Upaya untuk Meningkatkan Kreatifitas dan Kemandirian Ekonomi di Wilayah PKK RW 15 Kel. Meteseh Kota Semarang

Authors

  • Asah Wiari Sidiq Universitas Semarang
  • Ahmad Sahri Romadon Universitas Semarang
  • Citra Rizkiana Universitas Semarang
  • Rahma Prafinta Sari Universitas Semarang

DOI:

https://doi.org/10.61132/natural.v3i3.1689

Keywords:

economic independence, economic empowerment, product marketing, training, wedding dowry crafting skills

Abstract

The problem faced by partners in community service activities is the low level of creative economic skills among housewives in RW 15, Meteseh Village, Semarang City. This condition has an impact on limited family economic independence, so efforts are needed to develop entrepreneurial potential that is in line with community needs. One potential business opportunity is making wedding dowries, given the stable and growing market demand. However, limited knowledge, creativity, and skills in producing attractive dowry products with sales value are the main obstacles faced by partners. This community service program aims to increase the creativity and economic independence of housewives through dowry making skills training. The method used includes a phased training, starting from an introduction to materials and basic dowry making techniques, developing creative designs, and product marketing strategies both digitally through social media and directly (offline). Participants are also provided with mentoring to improve their understanding of simple business management, product branding, and promotional techniques to be competitive in the market. The target outputs of this activity include the creation of an independent dowry making business, the production of quality dowry products with creative designs, and improving participants' ability to market their products. In addition, this activity resulted in video documentation of the implementation, potential registration of Intellectual Property Rights (IPR), and publication in a community service journal. The evaluation results showed a significant increase in participants' knowledge and skills based on a comparison of pre-test and post-test results. Before the training, most participants did not understand basic techniques or product marketing strategies.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anshori, M. (2019). Kewirausahaan kreatif: Strategi membangun usaha berbasis inovasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Astuti, R. (2021). Pelatihan keterampilan berbasis ekonomi kreatif bagi ibu rumah tangga. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 112–120. https://doi.org/10.24853/jpkm

Darmawan, D. (2020). Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Dewi, N. P. (2022). Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan kerajinan tangan berbasis daur ulang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kreatif, 4(1), 45–56.

Firnanda, A., Solfema, & Putri, M. (2025). Ekonomi kreatif sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(1). https://doi.org/10.54066/jupendis.v3i1.2814

Fitriyani, L., & Nurhayati, S. (2020). Pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pelatihan keterampilan kreatif. Jurnal Abdimas, 10(1), 33–41.

Hidayat, A. (2021). Strategi peningkatan kreativitas masyarakat melalui pelatihan ekonomi kreatif. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 99–110.

Hidayat, S. (2018). Pemberdayaan perempuan berbasis ekonomi kreatif melalui pelatihan pembuatan keset dari limbah kain. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 2(1), 20–30.

Hidayat, S., & Wulandari, F. (2019). Peran PKK dalam meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 8(2), 87–95.

Kasmir. (2020). Kewirausahaan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Kusnadi, E., & Sari, R. (2021). Pelatihan pembuatan mahar pernikahan sebagai peluang usaha bagi ibu rumah tangga. Jurnal Kreativitas dan Inovasi, 3(1), 25–33. https://doi.org/10.32493/dedikasipkm.v3i1.15365

Mannahali, A. (2024). Pemberdayaan ekonomi: Pelatihan kewirausahaan dan keterampilan untuk masyarakat pedesaan. ININNAWA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.26858/ininnawa.v2i2.5381

Mulyani, E. (2018). Manajemen pelatihan dan pengembangan. Yogyakarta: Andi Offset.

Nurhayati, T. (2019). Peningkatan kreativitas ibu PKK melalui keterampilan seni kerajinan. Jurnal Seni dan Pendidikan, 14(1), 55–64.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supriyadi, B. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan ekonomi kreatif berbasis lokal. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 7(2), 77–88. https://doi.org/10.29040/budimas.v2i2.1358

Yuliana, D. (2022). Peran pelatihan keterampilan dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Jurnal Ekonomi Kreatif dan UMKM, 5(3), 142–150.

Downloads

Published

2025-08-19

How to Cite

Asah Wiari Sidiq, Ahmad Sahri Romadon, Citra Rizkiana, & Rahma Prafinta Sari. (2025). Pelatihan Ketrampilan Pembuatan Mahar : Upaya untuk Meningkatkan Kreatifitas dan Kemandirian Ekonomi di Wilayah PKK RW 15 Kel. Meteseh Kota Semarang . Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat., 3(3), 195–201. https://doi.org/10.61132/natural.v3i3.1689

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 

You may also start an advanced similarity search for this article.