Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien TB Paru di RSUI Harapan Anda Kota Tegal

Authors

  • Rina Fatmawati Universitas Islam Sultan Agung
  • Herry Susanto Universitas Islam Sultan Agung
  • Kurnia Wijayanti Universitas Islam Sultan Agung

DOI:

https://doi.org/10.61132/protein.v3i4.1761

Keywords:

Chi-square, Cross-sectional, Knowledge level, Medication adherence, Pulmonary tuberculosis

Abstract

 

Medication adherence among pulmonary TB patients is crucial to prevent recurrence and ensure
complete recovery. Patient knowledge of tuberculosis treatment and adherence to prescribed dosages and
administration methods are key components to successful treatment. This study aimed to determine the
relationship between knowledge and medication adherence in pulmonary TB patients at Harapan Anda Islamic
Hospital, Tegal City. This study used a quantitative cross-sectional design. A sample size of 60 pulmonary TB
patients at Harapan Anda Islamic Hospital, Tegal City, was selected through purposive sampling. Data were
collected using a knowledge questionnaire and a medication adherence questionnaire. Data were analyzed using
the chi-square test. Based on the analysis results, it was found that of the 60 patients with pulmonary TB at
Harapan Anda Islamic Hospital, Tegal City, most were in the early elderly age (46-55 years), most were male
because they were men, the majority were married, most had graduated from high school and most had private
employment status. The level of compliance with taking medication in patients with pulmonary TB at Harapan
Anda Islamic Hospital, Tegal City was in the high category. There was a relationship between the level of
knowledge and compliance with taking medication in patients with pulmonary TB at Harapan Anda Islamic
Hospital, Tegal City. There was a relationship between the level of knowledge and compliance with taking
medication in patients with pulmonary TB at Harapan Anda Islamic Hospital, Tegal City. Patients who had good
knowledge tended to be more compliant in undergoing treatment. These results serve as input for health services
to provide health service programs to improve knowledge and compliance with taking medication in patients with
pulmonary TB better.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alini, T. (2021). Hubungan pengetahuan dengan sikap ibu hamil tentang pemanfaatan buku KIA. Jurnal Ilmiah Maksitek, 6(3). https://doi.org/10.33867/c2byzp04

Adam, L. (2020). Pengetahuan penderita tuberkulosis paru terhadap kepatuhan minum obat anti tuberkulosis. Jambura Health and Sport Journal, 2(1), 12–18. https://doi.org/10.37311/jhsj.v2i1.4560

Aditama, T. Y. (2018). Rokok dan kesehatan. UI-Press.

Anisah, A., Sumekar, D. W., & Budiarti, E. (2021). Hubungan demografi dan komorbid dengan kejadian tuberkulosis resisten obat (TB RO). Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 568–574. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.655

Apriliyani, W., & Ramatillah, D. L. (2020). Evaluasi tingkat kepatuhan penggunaan antihipertensi pada pasien hipertensi menggunakan kuesioner MMAS-8 di Penang, Malaysia. Social Clinical Pharmacy Indonesia Journal, 5(1), 23–33.

Azwar, A. (2020). Pengantar epidemiologi. Penerbit Binarupa Aksara.

Baliasa, W., Pingkan, W., Kaunang, J., Harold, B., & Kairupan, R. (2020). Hubungan pengetahuan, sikap, dan tindakan penderita tuberculosis dengan hasil terapi di Puskesmas Biak Banggai. Journal of Public Health and Community Medicine, 1(4), 63–69.

Christine, Silitonga, S. D., & Naibaho, E. N. V. (2023). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1), 160–168. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v2i1.1541

Corwin, E. J. (2019). Buku saku patofisiologi. Penerbit Buku Kedokteran.

Darsini, Fahrurrozi, & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan: Artikel review. Jurnal Keperawatan, 12(1), 97.

Dewi, N. L. K. F., Puspawati, N. L. P. D., & Sumberartawan, I. M. (2019). Gambaran kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis paru. Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing, 3(1), 45–51. https://doi.org/10.36474/caring.v3i1.118

Dwi, S. S. R., Sri, N., & Isnani, Z. A. (2017). Faktor risiko multidrug resistant tuberculosis (MDR-TB). Kemas, 8(1), 60–66.

Edy, J., & Ramadani, Y. (2024). Hubungan pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di RS Malahayati Medan. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 9(1), 17–27. https://doi.org/10.51933/health.v9i1.1307

Harahap, A. L. S. (2020). Pengaruh aroma terapi daun mint dengan inhalasi sederhana terhadap penurunan frekuensi pernapasan pada penderita tuberculosis paru. Jurnal SainHealth, 40. https://www.e-jurnal.com/2018/04/pengaruh-aroma-terapi-daun-mint-dengan.html

Hutama, H. I., Riyanti, E., & Kusumawati, A. (2019). Gambaran perilaku penderita TB paru dalam pencegahan penularan TB paru di Kabupaten Klaten. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 491–500.

Julianto, & Siregar, N. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis (OAT) pada pasien tuberkulosis paru di Rumah Sakit TK.IV 01.07.01 Pematangsiantar. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 2093–2102.

Kahar, F., Purlinda, D. E., & Setyowatiningsih, L. (2022). Profil diabetes mellitus pada penderita tuberculosis. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 5, 1086–1095.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2016 tentang Penanggulangan Tuberkulosis.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman nasional pengendalian tuberkulosis.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan program penanggulangan tuberkulosis.

Lailatushifah, S. N. F. (2012). Kepatuhan pasien yang menderita penyakit kronis dalam mengonsumsi obat harian. Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta. http://fpsi.mercubuana-yogya.ac.id/wp-content/uploads/2012/06/Noor-Kepatuhan...pdf

Mar'iyah, K., & Zulkarnain. (2021). Patofisiologi penyakit infeksi tuberkulosis. Biologi Achieving the Sustainable Development Goals With Biofarmasetikal Tropis, 5(1), 88–92. https://doi.org/10.55724/jbiofartrop.v5i1.378

Masriadi, H., & Km, S. (2020). Epidemiologi penyakit menular. PT RajaGrafindo Persada.

Ningsih, A. S. W., Ramadhan, A. M., & Rahmawati, D. (2022). Kajian literatur pengobatan tuberkulosis paru dan efek samping obat antituberkulosis di Indonesia. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 15, 231–241. https://doi.org/10.25026/mpc.v15i1.647

Ningsih, S., & Novitasari, D. (2023). Efektivitas batuk efektif pada penderita tuberculosis paru. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 983–990. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i3.1653

Nur Hasina, S., Rahmawati, A., Faizah, I., Yunita Sari, R., & Rohmawati. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis (OAT) pada pasien tuberkulosis paru. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(2), 453–462. https://doi.org/10.32583/pskm.v13i2.908

Nurjana, M. A. (2020). Faktor risiko terjadinya tuberkulosis paru usia produktif (15–49 tahun) di Indonesia. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 25(3), 163–170.

Nursalam. (2020). Konsep & penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pedoman skripsi, tesis dan instrumen penelitian. PT Salemba Medika.

Octavia, M., Susana, Y. P., & Rahajeng, B. (2025). Determinants of medication adherence among elderly patients: A multivariate study at PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 12(1), 7–17. https://doi.org/10.24198/ijpst.v12s1.57919

Palupi, L. M. (2020). Peran keluarga sebagai pengawas menelan obat anti tuberkulosis pada pasien TB paru kambuh. Jurnal Media Keperawatan, 11(1). https://doi.org/10.32382/jmk.v11i1.1534

Pangaribuan, L., Kristina, K., Perwitasari, D., Tejayanti, T., & Lolong, D. B. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian tuberkulosis pada umur 15 tahun ke atas di Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 23(1), 10–17. https://doi.org/10.22435/hsr.v23i1.2594

Puspita, E. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penderita hipertensi dalam menjalani pengobatan. [Skripsi, Universitas Negeri Semarang].

Ridwan, H. (2020). Aspek manajemen puskesmas dan kepatuhan pengobatan TB paru di puskesmas di Kabupaten Magelang. [Tesis, Universitas Gadjah Mada].

Sasmita, A. M. D. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan berobat pasien diabetes melitus. Jurnal Medika Hutama, 2(4), 1105–1111. https://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/230/151

Sayyidatur, R., & Chandraini, I. S. (2021). Tingkat pengetahuan ibu-ibu Posyandu Anggrek Pejagan tentang obat parasetamol. Indonesian Journal Pharmaceutical and Herbal Medicine, 1(1), 53–58.

Setiani, L. A., Almasyhuri, & Hidayat, A. A. (2022). Evaluasi kepatuhan pasien pada penggunaan obat antidiabetik oral dengan metode pill-count dan MMAS-8 di Rumah Sakit PMI Kota Bogor. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 6(1), 32–46. https://doi.org/10.22437/jiituj.v6i1.19329

Siallagan, A., Suryani, Tumanggor, L., & Sitohang, M. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1200–1208. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i3.1779

Siburian, C. H., Silitonga, S. D., & Naibaho, E. N. (2023). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1), 160–168. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v2i1.1541

Sundari, U. Y., Panudju, A. A. T., Nugraha, A. W., Purba, F., Erlina, Y., & Nurbaitu, N. (2024). Metodologi penelitian: Metodologi penelitian skripsi. Penerbit Gita Lentera. http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wp-content/uploads/2017/11/Daftar-isi-Metodologi-Penelitian_k1_restu.pdf

Suryana, I., & Nurhayati. (2021). Hubungan antara peran pengawas menelan obat (PMO) terhadap kepatuhan minum obat penderita TB paru. Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practices, 4(2), 93–98. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/ijnsp/article/view/14616

Susilo, A., Al Hasbi, H., Sunaryanti, S. S. H., Sunarno, R. D., & Anggraeni, T. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Muhammadiyah Selogiri. Avicenna: Journal of Health Research, 6(1), 120–127.

Suteja, N. A. (2020). Hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru yang mendapatkan pengobatan DOTS di UPT Kesmas Blahbatuh. Jurnal Bioteknologi dan Bioteknologi, 4(3). https://doi.org/10.1016/j.biteb.2021.100642

Syukur, S. B., Syamsuddin, F., & SDH, W. S. (2024). Gambaran pengetahuan mahasiswa profesi Ners XIV dan XV Universitas Muhammadiyah Gorontalo tentang pelaksanaan prinsip etik keperawatan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), 7189–7199.

Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: Metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (mixed method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910. https://doi.org/10.36706/jbti.v9i2.18333

Widianingrum, T. R. (2017). Hubungan pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada pasien TB di wilayah kerja Puskesmas Perak Timur Surabaya. [Skripsi, Universitas Airlangga]. http://repository.unair.ac.id/id/eprint/77638

Downloads

Published

2025-09-10

How to Cite

Rina Fatmawati, Herry Susanto, & Kurnia Wijayanti. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien TB Paru di RSUI Harapan Anda Kota Tegal. Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan. , 3(4), 73–92. https://doi.org/10.61132/protein.v3i4.1761

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)