Edukasi Penyuluhan Mental Health terhadap Pengetahuan Remaja di SMA Inshafuddin Banda Aceh
DOI:
https://doi.org/10.61132/observasi.v2i4.633Keywords:
Outreach, Education, Mental Health, Knowledge, Teenagers, adolesendAbstract
Teenager who has good mental health condition are aware of his/her ability to overcome normal stress life with good information knowledge. Good mental health in teenager does not involve closed responses and negative emotions in giving opinions. This research aimed to determine the influence of mental health outreach onon teenagers’ knowledge and attitude at Inshafuddin Senior High School of Banda Aceh. This research was a quasy experiment with one group pretest and post test reserach design. The population of this research was 200 female students, and 50 respondents were taken as the samples of the research using a non-probability sampling technique. This research was conducted from February 7 to 13, 2024. The research novelty of this research was the researcher gave more focus on the teenagers’ mental health, in which the outreach was performed through Poer Point-Based. The previous research used a leaflet. The statistic test result showed that the equal variances assumed of knowledge variable showed the t value of -6,849, Therefore, it was concluded that health outreach regarding mental health is an essential aspect for teenagers to understand. It was recommended to the schools to involve authorized agencies such as the mental hospitals to hold regular outreach in preventing the mental health issue among teenagers.
Downloads
References
Adinugraha. (2014). Analisis penerapan model adaptasi Roy dalam asuhan keperawatan pasien diabetes mellitus, evidence based nursing practice dan inovasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. Universitas Indonesia.
Agung. (2000). Analisis statistik sederhana untuk pengambilan keputusan. Jurnal Populasi, 11(2).
Alimul, H. A. (2022). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Salemba Medika.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Aryani, R. (2014). Kesehatan remaja: Problem dan solusinya. Salemba Medika.
Azwar, S. (2019). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Pustaka Pelajar.
Bukhori, M. (2012). Kesehatan mental mahasiswa ditinjau dari religiusitas dan kebermaknaan hidup. Psikologika, 4(1).
Casmini, D. (2019). Kesehatan mental. Pustaka Setia.
Center, B. U. M. (2014). Uji validitas dan reliabilitas. Bina Nusantara Grup.
Daryanto. (2013). Inovasi pembelajaran efektif. Yrma Widya.
Dewi, K. S. (2012). Buku ajar kesehatan mental. UNDIP Press.
Effendy, D. (2018). Ilmu komunikasi: Teori dan praktek. Rosda Karya.
Gaol, L. (2016). Teori stress: Stimulus, respon dan transaksional. Buletin Psikologi, 24(1).
Hastjarjo. (2019). Rancangan eksperimen quasi. Buletin Psikologi, 27(2).
Idalialni, S. D. (2020). Analisis gejala gangguan mental emosional penduduk. [Detail penerbit atau jurnal jika tersedia]. Indonesia Adigital Journal, 59(10).
Intan, K., & Iwan, A. (2019). Kesehatan reproduksi untuk mahasiswa kebidanan dan keperawatan. Salemba Medika.
Kartono. (2010). Psikologi anak. Mandar Maju.
Kesehatan Provinsi Aceh. (2019). Profil kesehatan Provinsi Aceh tahun 2014. Dinas Kesehatan.
Machfoedz, M. (2020). Komunikasi pemasaran modern. Cakra Ilmu.
Mintasrihardi, D. (2019). Dampak bullying terhadap perilaku remaja (Studi pada SMK N 5 Mataram). Ilmu Administrasi Publik, 7(1).
Mohammad, A. (2010). Psikologi remaja. Bumi Aksara.
Mubarak, W., & C. (2019). Promosi kesehatan. Salemba Medika.
Mufti, J. (2021). Tingkat pengetahuan tentang kesehatan mental dengan perilaku remaja yang tinggal di desa tertinggal Kecamatan Pengururan Kabupaten Samosir. Universitas Sumatera Utara.
Mukti, D. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan PBHS terhadap tingkat pengetahuan, sikap, dan praktek tentang PBHS Muhammadiyah Naggulan Kulon Progo. Universitas Aisyiyah Yogyakarta.
Muliasari, N. A. (2019). Dampak perilaku bullying terhadap kesehatan mental: Studi kasus di MI Mal’alrif Cekok Balbal dan Ponorogo. Institut Agama Islam Ponorogo.
Muzakkir. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kesehatan mental pada remaja kelas XI di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta. Universitas Muhammadiyah.
Nasuion, T. P. (2019). Hubungan antara pengetahuan, sikap dan tindakan remaja terhadap kesehatan mental di Program Studi Ilmu Keperawatan Semester 4 dan 6 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Noerhidajati, D. (2022). Pendampingan pelayanan kesehatan jiwa remaja di Pondok Kyai Ageng Fatah Semarang. Jurnal Abdimas-ku: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 109–115.
Notoatmodjo, S. (2019). Promosi kesehatan: Teori dan aplikasi. Rineka Cipta.
Notoatmodjo. (2022). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Rineka Cipta.
Novi, W. F. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan kesehatan mental pada siswa laki-laki di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Banda Aceh. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan U’budiyah Banda Aceh.
Nurhaeni, D. (2022). Peningkatan pengetahuan tentang gangguan kesehatan mental pada remaja. JIRAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 1(1), 29–34.
Nurhidayati. (2021). Psychological impacts on adolescent victims of bullying: Phenomenology study. Media Keperawatan Indonesia, 4(3).
Nursalim. (2019). Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Salemba Medika.
Osada, J. A. V. (2015). Konsep diri remaja putus sekolah Panti Sosial Bina Remaja Rumbai (PSBR). Ilmu Keperawatan, 2(2).
Priyo, S. H., & Sabri, L. (2020). Statistik kesehatan. Raja Grafindo Persada.
Profil SMA Inshafuddin Banda Aceh. (2023). Jumlah siswa dan siswi. Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh.
Putri, Y. (2022). Hubungan pengetahuan tentang kesehatan mental dengan perilaku remaja yang tinggal di desa tertinggal di Kecamatan Penguruan Kabupaten Samosir. Universitas Sumatera Utara.
Riskesdas. (2020). Angka gangguan jiwa di Indonesia. Riskesdas.
Riyanto, A. (2021). Pengelolaan dan analisis data kesehatan. EGC.
Santrock, J. W. (2007). Masa perkembangan anak. Erlangga.
Sarmini, D. (2023). Penyuluhan mental health upaya untuk meningkatkan kesehatan mental remaja. Monsu’ani Tano Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 154–161.
Sastroasmoro, S. (2011). Dasar-dasar metodologi penelitian klinis. Universitas Indonesia.
Seprian, D., et al. (2023). Penyuluhan kesehatan jiwa untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang masalah kesehatan jiwa remaja di Pulau Lemukutan. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(1), 176–183.
Septian, R. D. (2023). Upaya mengatasi trust issue anak dalam keluarga pasutri pernikahan kedua: Studi di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. UIN Malang.
Siregar, A. (2002). Sikap dan perilaku siswa kelompok etnis keturunan Cina dalam asimilasi kebudayaan. Program Pasca Sarjana IKIP Jakarta.
Siswanto. (2019). Kesehatan mental: Konsep, cakupan, dan perkembangannya. Andi Offset.
Soetjiningsih. (2010). Tumbuh kembang remaja dan permasalahannya. Sagung Seto.
Sugiharto. (2003). Teknik sampling. Gramedia Pustaka Utama.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif & R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. Alfabeta.
Surjani, W. (2019). Dasar-dasar sains. Permata Puri Media.
Suryabrata, S. (2019). Metode penelitian. Raja Grafindo Persada.
Swarjana, D. (2020). Konsep pengetahuan, sikap, perilaku, persepsi, stres, kecemasan, nyeri, dukungan sosial, kepatuhan, motivasi, kepuasan, pandemi Covid-19, akses layanan kesehatan lengkap dengan konsep teori, cara mengukur variabel, dan contoh kuesioner. Andi Offset.
Syah, D. D. (2009). *Pengantar statistik pendidikan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.