Hubungan Intensitas Membaca Al-Quran terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa Departemen Psikologi UNP
DOI:
https://doi.org/10.61132/observasi.v3i4.1877Keywords:
Al-Quran, Anxiety, Psychology, Reading Intensity, StudentsAbstract
University students frequently face various academic demands, such as coursework, research, field practice, and examinations. These pressures may lead to psychological stress that can trigger anxiety. If not properly managed, anxiety can negatively affect academic performance, social interactions, and students’ psychological well-being. The aim of this study was to examine the relationship between the intensity of Qur’an recitation and the level of anxiety among students. This research employed a quantitative descriptive design involving 103 students from the Department of Psychology, Padang State University as participants. The sampling technique used was nonprobability sampling with a purposive sampling approach. The instruments consisted of the Qur’an Reading Intensity Scale adapted from Pradika (2014) with a reliability coefficient of 0.721, and the Zung Self-Rating Anxiety Scale with a reliability coefficient of 0.829. Data were analyzed using Pearson’s product-moment correlation test. The findings revealed a significant negative correlation between the intensity of Qur’an recitation and students’ anxiety levels (r = -0.801; p = 0.000 < 0.05). This indicates that the more frequently students read the Qur’an, the lower their anxiety levels, and vice versa. Categorization results further showed that most students had a high intensity of Qur’an recitation (42.7%) and experienced low to moderate levels of anxiety (78.7%). These results reinforce previous studies suggesting that spiritual practices such as Qur’an recitation can serve as an effective spiritual coping strategy to foster tranquility, regulate emotions, and strengthen resilience in facing academic stressors. Therefore, Qur’an recitation can be recommended as a complementary approach to maintaining students’ mental health in higher education settings.
Downloads
References
Annisa, D. F., & Ifdil, I. (2016). Konsep kecemasan (anxiety) pada lanjut usia (lansia). Konselor, 5(2), 93–99. https://doi.org/10.24036/02016526480-0-00
Apriyanti, E., & Basri, H. (2020). Pembiasaan membaca Al-Qur’an di Pondok Al-Ishlah Sendangagung Paciran Lamongan. Jurnal Tamaddun, 11(1), 53–66. https://doi.org/10.30587/tamaddun.v21i1.4928
Astuti. (2017). Pelaksanaan bimbingan agama Islam untuk melatih kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an anak hiperaktif di MI Keji Ungaran Barat [Skripsi, UIN Walisongo].
Daulay, M. R. (2014). Studi pendekatan Al-Qur’an. Jurnal Thariqah Ilmiah, 1(1), 31–45.
Dina, D. S., Eka, Q., & Sindy, K. (2021). Perkembangan peran mahasiswa Universitas Islam Majapahit terhadap kegiatan ekonomi Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis, 7(2), 179–189. https://doi.org/10.35972/jieb.v7i2.584
Fakhirah, N., Septadina, I. S., & Suryani, P. R. (2022). Pengaruh membaca Al-Qur’an secara periodik terhadap ansietas pada mahasiswa pendidikan dokter Universitas Sriwijaya. Scientific Proceedings of Islamic and Complementary Medicine, 1(1), 25–28. https://doi.org/10.55116/spicm.v1i1.4
Fitriana, M. P., & Yuwono, S. (2014). Hubungan antara intensitas membaca ayat suci Al-Qur’an dengan kepercayaan diri pada mentor kegiatan mentoring Universitas Muhammadiyah Surakarta [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta].
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI). (2023). Kelola stres tantangan sekaligus jawaban permasalahan kesehatan mental mahasiswa. https://www.fkm.ui.ac.id/kelola-stres-tantangan-sekaligus-jawaban-permasalahan-kesehatan-mental-mahasiswa
Frisnawati, A. (2012). Hubungan antara intensitas menonton reality show dengan kecenderungan perilaku prososial pada remaja. Jurnal Empathy, 1(1), 48–56.
Hudaniah, & Dayaskini, T. (2003). Psikologi sosial (Edisi revisi). Universitas Muhammadiyah Malang Press.
Jagadhita, D. A., Turnip, S., Saragih, S., Poerwandari, E. K., & Widyasari, P. (2020). Prevalensi, insiden, dan faktor psikososial dari masalah kecemasan remaja di DKI Jakarta pada masa transisi pasca SMA [Laporan penelitian]. Universitas Indonesia Library. https://lib.ui.ac.id/detail?id=20504137&lokasi=lokal
Julianto, V., Indriyani, R., Munir, M. M. R., Sulantri, C., & Hasanah, S. M. (2018). Pengaruh membaca Al-Fatihah reflektif intuitif terhadap penurunan tingkat kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa Prodi Psikologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Jurnal Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim, 13(2), 162–171. https://doi.org/10.24014/jp.v13i2.4299
Karimah, S. (2016). Studi kualitatif hubungan intensitas membaca Al-Qur’an dengan kecemasan mahasiswa saat menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) [Tesis, Universitas].
Karimah, S., Kusumawati, R., & Hermasari, B. K. (2020). Studi kualitatif hubungan intensitas membaca Al-Qur’an dengan kecemasan mahasiswa saat menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Nexus Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan, 5(2), 108–120.
Manap, A. (2022). Selain pedoman, Al-Qur’an adalah obat. NU Jabar. https://jabar.nu.or.id/syariah/selain-pedoman-al-quran-adalah-obat-9H9sw
Marpaung, E. T., Istiani, H. G., & Lestari, N. E. (2024). Pengaruh terapi seni menggambar terhadap tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan tingkat akhir di Universitas Indonesia Maju tahun 2023. Journal Health of Education, 1(1), 1–11.
Mittal, V. A., & Walker, E. F. (2011). Diagnostic and statistical manual of mental disorders. Psychiatry Research, 189(1), 158–159. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2011.06.006
Mutaharah, N. (2021). Terapi membaca Al-Qur’an untuk mengurangi tingkat kecemasan dalam menentukan karir santri kelas XII SMA Al-Ashriyah Yayasan Banu Sanusi Sesela [Disertasi, UIN Mataram].
Nugraha, A. D. (2020). Memahami kecemasan: Perspektif psikologi Islam. Indonesian Journal of Islamic Psychology, 2(1), 1–22. https://doi.org/10.18326/ijip.v2i1.1-22
Pouralkhas, S., Rajabi, S., & Pishgar, A. (2012). Investigating the rate of Quran reciting by Persian language and literature students in comparison with students of other fields and its effect on depression, anxiety and stress. Journal of Language Teaching and Research, 3(5), 1004–1008. https://doi.org/10.4304/jltr.3.5.1004-1008
Purwaningrum, D., Suatin, W., & Alfreda, A. Z. (2022). Pengaruh membaca Al-Qur’an dengan terjemahnya terhadap kecemasan. Spiritualita, 6(2), 74–81. https://doi.org/10.30762/spiritualita.v6i2.603
Savitri, P. A. C., & Swandi, N. L. I. D. (2023). Intervensi kecemasan pada mahasiswa: Literature review. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 4(1), 42–54. https://doi.org/10.24014/pib.v4i1.20628
Syarifah, S. N. (2013). Gambaran tingkatan kecemasan mahasiswa keperawatan saat menghadapi ujian skill lab di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah [Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah].
Wilasita, A. K., & Susilawati, L. K. P. A. (2024). Kajian literatur: Penyebab kecemasan mahasiswa saat menghadapi ujian praktek. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(8).
Zurrahmah, S. (2019). Peran Al-Qur’an dalam menanggulangi kecemasan mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry [Skripsi, UIN Ar-Raniry].
Antara. (2021, November 1). Kemenkes: Angka gangguan kecemasan naik 6,8 persen selama pandemi. Kantor Berita Indonesia (Antara). https://www.antaranews.com/berita/2444893/kemenkes-angka-gangguan-kecemasan-naik-68-persen-selama-pandemi
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



