Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Budaya Akseptor KB Memilih AKDR di Desa Bebesen Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah 2025

Authors

  • Rahmah Rahmah STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam
  • Dede Dessy Listyana STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam
  • Raodah Raodah STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam

DOI:

https://doi.org/10.61132/obat.v3i5.1601

Keywords:

Attitude, Culture, KB Acceptors, Knowledge

Abstract

The new paradigm in the National Family Planning program has changed its vision, which was originally aimed at realizing the norm of a Small Happy Prosperous Family (NKKBS), to a vision of achieving Quality Families. One of the efforts in the family planning program is the regulation of pregnancy spacing through the use of contraceptive devices, which are tools used to prevent pregnancy. This study aims to determine the relationship between the knowledge, attitudes, and culture of family planning acceptors and the selection of Intrauterine Contraceptive Devices (IUCD) in Bebesen Village, Bebesen District, Central Aceh Regency in 2025. This research is descriptive-analytic with a cross-sectional approach and uses purposive sampling method with 59 respondents. The study was conducted from January 12 to February 25, 2025. Statistical analysis using the chi-square test shows a P-value of 0.016, indicating a relationship between knowledge and the selection of IUCD. Further analysis using the chi-square test shows a P-value of 0.013, indicating a relationship between the attitudes of family planning acceptors and the selection of IUCD, and the statistical analysis with the chi-square test shows a P-value of 0.030, indicating a relationship between the culture of family planning acceptors and not selecting IUCD.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antini, A. (2015). Hubungan pengetahuan, sikap dan budaya akseptor KB terhadap pemilihan metode AKDR di wilayah kerja Puskesmas Anggadita Kabupaten Karawang. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Semarang. https://jurnal.unimus.ac.id/article

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Arum, D. (2022). Panduan lengkap pelayanan KB terkini. Nuha Medika.

Aziz, A. H. (2011). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Salemba Medika.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2024). Kamus istilah kependudukan KB dan keluarga. https://repository.usu.ac.id

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2024). Profil hasil pendataan keluarga tahun 2023. https://repository.usu.ac.id

Candra, B. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. EGC.

Deliyanto, B. (2011). Lingkungan sosial budaya. Universitas Terbuka.

Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah. (2025). Profil kesehatan Kabupaten Aceh Tengah.

Everett, S. (2013). Kontrasepsi dan kesehatan seksual reproduksi. EGC.

Handayani, S. (2010). Buku ajar pelayanan keluarga berencana. Pustaka Rihama.

Hartanto, H. (2020). Keluarga berencana dan kontrasepsi. Sinar Harapan.

Hidayat, A. A. (2010). Metode penelitian paradigma kuantitatif. Salemba Medika.

Hidayat, A. A. (2010). Pengantar ilmu keperawatan dan teknik analisis data. Salemba Medika.

Hidayat, A. A. (2011). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Salemba Medika.

Hidayati, R. (2012). Asuhan keperawatan pada kehamilan fisiologis dan patologis. Salemba Medika.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Profil kesehatan Indonesia. http://www.kemenkes.go.id

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pelayanan keluarga berencana dengan kontrasepsi jangka panjang. Kementerian Kesehatan.

Laning. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi akseptor KB dalam pemilihan kontrasepsi [Skripsi, Universitas Sumatera Utara]. http://repository.usu.ac.id/handle

Mahfoedz, G. N. (2010). Metode penelitian bidang kesehatan, keperawatan, kebidanan, kedokteran (Cet. ke-4). Fitramaya.

Manuaba, I. B. G. (2012). Ilmu kebidanan, penyakit kandungan dan KB untuk pendidikan bidan. Buku Kedokteran EGC.

Mubarak, W. I. (2011). Ilmu keperawatan komunitas (Jilid 2). Sagung Seto.

Niven, C. (2012). Psikologi kesehatan: Pengantar untuk perawat dan profesional kesehatan lain. EGC.

Notoatmodjo, S. (2011). Pendidikan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2022). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2023). Pendidikan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Novianti, S. (2023). Buku kesehatan komunitas Indonesia. EGC.

Pinem, S. (2022). Kesehatan reproduksi dan kontrasepsi. Trans Info Media.

Pranata, L. (2020). Fisiologi 1. Universitas Katolik Musi Charitas.

Pranata, L. (2020). Fisiologi 2. Universitas Katolik Musi Charitas.

Pranata, L. (2023). Pemahaman mahasiswa keperawatan tentang fisiologi manusia dalam mata kuliah ilmu biomedik dasar. Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-Maarif Baturaja, 8(2), 380–385.

Prawirohardjo, S. (2024). Ilmu kebidanan. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Saifuddin, A. B. (2020). Buku pelayanan praktis pelayanan keluarga berencana. Bina Pustaka.

Sunaryo. (2004). Psikologi untuk kesehatan. EGC.

World Health Organization. (2023). Ragam metode kontrasepsi. http://www.who.int

Downloads

Published

2025-07-16

How to Cite

Rahmah Rahmah, Dede Dessy Listyana, & Raodah Raodah. (2025). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Budaya Akseptor KB Memilih AKDR di Desa Bebesen Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah 2025. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 3(5), 95–107. https://doi.org/10.61132/obat.v3i5.1601

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 

You may also start an advanced similarity search for this article.