Penerapan Mobilisasi Dini Terhadap Tekanan Darah, Denyut Nadi Dan Saturasi Oksigen Pada Pasien Congestive Heart Failure
DOI:
https://doi.org/10.61132/corona.v4i1.1983Keywords:
CHF, Mobilisasi DiniAbstract
Pasien CHF sering mengalami intoleransi aktivitas akibat kelelahan dan sesak napas. Salah satu intervensi untuk mengatasi masalah tersebut adalah mobilisasi dini. Tujuan penerapan mobilisasi dini ini adalah untuk menganalisis efektifitas mobilisasi dini terhadap tekanan darah, denyut nadi dan saturasi oksigen. Metode penelitian ini menggunakan Studi Kasus. Jumlah responden penerapan ini berjumlah 2 pasien terbagi menjadi pasien intervensi dan pasien kontrol. Hasil penerapan menunjukkan setelah dilakukan mobilisasi dini kepada pasien intervensi didapatkan peningkatan tekanan sistolik sebesar 10 mmHg dan diastolik sebesar 10 mmHg. Sedangkan pasien kontrol terjadi peningkatan tekanan sistolik sebesar 10 mmHg, namun tekanan diastolik tetap. Denyut nadi pada pasien intervensi mengalami peningkatan 18x/menit. Sedangkan pasien kontrol terjadi peningkatan 23x/menit. Saturasi oksigen pada pasien intervensi mengalami kenaikan 5% dan pasien kontrol tidak mengalami kenaikan pada saturasi oksigen. Jadi dapat disimpulkan dari penerapan ini bahwa ada pengaruh mobilisasi dini terhadap tekanan darah, denyut nadi dan saturasi oksigen di ruangan krisan RSUD Arifin Achmad. Disarankan kepada perawat dan pihak rumah sakit agar tetap dapat mengembangkan penerapan mobilisasi dini menjadikan intervensi ini sebagai rujukan asuhan keperawatan dalam mengendalikan status hemodinamik.
Downloads
References
AHA. (2017). What is Heart Failure? Journal of Nihon University Medical Association, 74(4), 153–160.
American Heart Association. (2017). What Causes Heart Failure ? Many other heart conditions can ultimately lead to heart.
Bare, S. & Suddarth (2013). Buku ajar keperawatan medikal bedah Brunner & Suddarth (Edisi 12). Jakarta: EGC.
Desi, S., Ulina, E., & Sipayung, S. T. (2022). JANTUNG DAN FREKUENSI PERNAFASAN PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE ( CHF ) DI RUMAH SAKIT GRANDMED LUBUK PAKAM The Effect Of Early Mobilization Measures On Heart Rate And Breathing Frequency In Patients Congestive Heart Failure ( chf ) At Lubuk Pakam G. 5(1). https://doi.org/10.35451/jkf.v5i1.1368
Dewi. (2018). Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Congestive Heart Failure (Chf) Di Ruang Flamboyan Rsud Arifin Achmad Pekanbaru Laporan. 2(0274), 24–43. Evy Aulia et al. (2020). Asuhan Keperawatan Pasien Gagal Jantung Kongestif: Studi Kasus. 16(1), 99–103
Dresen, S., et al. (2019). Effects of Early Mobilization on Heart Rate and Hemodynamic Parameters in Patients with Heart Failure. European Journal of Cardiovascular Nursing, 18(6), 455–462.
Gosselink, R., Bott, J., Johnson, M., Dean, E., Nava, S., Norrenberg, M., ... & Vincent, J. L. (2020). Physiotherapy for adult patients with critical illness: recommendations of the European Respiratory Society and European Society of Intensive Care Medicine Task Force on Physiotherapy for Critically Ill Patients. Intensive Care Medicine, 34(7), 1188–1199. https://doi.org/10.1007/s00134-008-1026-7
Hidayat, A. A. (2012). Pengantar Ilmu Keperawatan Anak untuk Pendidikan Ners. Jakarta: Salemba Medika.
Kalisch, B. J., et al. (2018). The Effect of Early Mobilization on Hospitalized Patients with Congestive Heart Failure. American Journal of Critical Care, 27(5), 368–374.
Kasron, (2016). Buku Ajar Keperawatan Gangguan Sistem Kardiovaskular (1st ed). Yogyakarta: Nuha Medika. Leniwita, H., & Anggriani, Y. (2020) Modul Keperawatan Medikal Bedah I. In Keperawatan Medikal Bedah (pp. 24-84). Universitas Kristen Indonesia. http://repository.uki.ac.id/2744/1/MODULKEPERAWATANMEDIKALB EDAHIBuku1.pdf
Kayambu, G., Boots, R., & Paratz, J. (2013). Early rehabilitation in critical care to improve functional outcomes: a systematic review and meta-analysis. Critical Care Medicine, 41(6), 1543–1554. https://doi.org/10.1097/CCM.0b013e31827ca637
Leniwita, L., & Anggriani, Y. (2020). Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Maajid, A. (2018). Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular. Yogyakrata: Pustaka Baru Press.
McDonagh, T. A., Metra, M., Adamo, M., Gardner, R. S., Baumbach, A., Böhm, M., ... & Seferovic, P. (2021). 2021 ESC Guidelines for the diagnosis and treatment of acute and chronic heart failure. European Heart Journal, 42(36), 3599–3726. https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehab368
Muttaqin, A. (2014). Buku ajar asuhan keperawatan klien dengan gangguan sistem kardiovaskular dan hematologi. Jakarta: Salemba Medika.
Muti, R. T. (2020). Pengaruh Posisi Semi Fowler Dengan Kombinasi Lateral Kanan Terhadap Perubahan Haemodinamik Pada Pasien Gagal Jantung Di Ruang Iccu Rumah Sakit Umum Daerah Margono Soekarjo Purwokerto. Viva Medika Jurnal Kesehatan, Kebidanan Dan Keperawatan, 13(2), 124–140.
Mora, K., et al. (2020). Early Mobilization in Heart Failure Patients: Impact on Oxygenation and Functional Outcomes. Journal of Cardiopulmonary Rehabilitation and Prevention, 40(3), 180–186.
Nur Febrianti. (2023). Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gagal Jantung Kongestif. Yogyakarta: Deepublish.
Nurfitriawaty, R., & Bangun, V. A. (2024). Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Tekanan Darah, Denyut Nadi Dan Saturasi Oksigen Pada Pasien Congestive Heart Failure. Journal of Telenursing (JOTING). https://doi.org/10.31539/joting.v6i2.12224
PERKI, K. K. G. J. dan K. (2020). Pedoman Tatalaksana Gagal Jantung. In Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia.
PERKI. (2023). Pedoman Tatalaksana Gagal Jantung 2020. Jakarta: Perhimpunan Kardiologi Indonesia.
PPNI. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
PPNI. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI
Putri, R. A., & Dewi, R. K. (2021). Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Saturasi Oksigen pada Pasien Gagal Jantung Kongestif di Ruang Rawat Inap RSUD X. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(2), 85–92.
Pollatu, M. (2022). Efektivitas Mobilisasi Dini terhadap Parameter Hemodinamik pada Pasien CHF di Rumah Sakit. Jurnal Keperawatan Medis, 10(1), 33–40.
Pratiwi, D. R. S. (2019). Asuhan keperawatan tn. w dan tn. k yang mengalami congestive heart failure (chf) dengan penurunan curah jantung diruang intencive cardiologicare unit (iccu) rumah sakit umum pusat Dr. suradji tirtonegoro klaten. karya tulis ilmiah program D-3 keperawatan sekolah tinggi ilmu kesehatan kusuma husada Surakarta. Hal 1-135. diakses dari http://digilib.ukh.ac.id/repo/disk1/31/01-gdl-dwiratnasu-1511-1-drafkti i.pdf
Renstra. (2021). Rencana Strategis Kemenerian Kesehatan Tahun 2020 2024. in Farmalkes. https://farmalkes.kemkes.go.id/2021/03/rencana strategis-kementerian-kesehatan-tahun-2020-2024/
Smeltzer, S. C., Bare, B. G., Hinkle, J. L., & Cheever, K. H. (2013). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth (Vol. 2, Ed. 12, Alih bahasa: Monica Ester). Jakarta: EGC.
Stiller, K. (2000). Physiotherapy in intensive care: an updated systematic review. Chest, 118(6), 1801–1813. https://doi.org/10.1378/chest.118.6.1801
Yulianti, D. & Chanif, C. (2021). Pengaruh Perubahan Posisi terhadap Denyut Nadi Pasien Gagal Jantung Kongestif. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(2), 112–118.
Yustina Mangera. (2022). Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea Menggunakan Spinal Anestesi Di Rs. Bunda Pengharapan Merauke. Jurnal Kesehatan, 6(6), 9–33. http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1134/4/4. Chapter 2.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



